22.53 |
Diposting oleh
Andarresta
Produksi : 1992
Sutradara : Torro Margens
Sutradara : Torro Margens
Pemeran : Fendy Pradana, Murti Sari Dewi
Genre : Action / Laga
Sinopsis :
Saur Sepuh V: Istana Atap Langit adalah film aksi laga fiksi kolosal tahun 1992 dari Indonesia yang disutradarai oleh Torro Margens dan dibintangi oleh Murti Sari Dewi dan Fendy Pradana. Film ini dibuat berdasarkan sandiwara radio Saur Sepuh yang populer di Indonesia tahun 1980-an karya Niki Kosasih, berlatar nusantara di zaman kerajaan Majapahit setelah masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk.
Bhiksu Kampala (Golden Casmara) dan Bhiksu Targhu (Hans Wanaghi) berkelana untuk belajar sekaligus menjajal kemampuan silat di negeri-negeri yang disinggahi. Sesampai di Malaka, mereka berjumpa dengan Datuk Saluntung (Baron Hermanto) dan istrinya Lasmini (Murti Sari Dewi). Ketika mendengar bahwa kedua bhiksu itu ingin berjumpa dengan Brama Kumbara (Fendy Pradana), maka tergugah dendam Lasmini. Di Jawadwipa kedua bhiksu pertama kali bersamprokan dengan murid Lasmini. Terjadi perkelahian. Lalu muncul Lasmini yang memerintahkan dua muridnya agar melapor pada Brama. Berita Lasmini bersekongkol dengan dua bhiksu membuat dua pengikut Brama marah, tetapi dengan mudah mereka dikalahkan. Maka kini giliran Mantili (Elly Ermawatie) yang marah. Lasmini tidak dijumpai, karena setelah bentrok dengan kedua bhiksu itu dan kalah, ia menghilang. Brama menerima ajakan kedua bhiksu yang jauh-jauh ingin jajal ketrampilan. Tiga hari tiga malam mereka bertarung tanpa ada yang menang.
Bhiksu Kampala (Golden Casmara) dan Bhiksu Targhu (Hans Wanaghi) berkelana untuk belajar sekaligus menjajal kemampuan silat di negeri-negeri yang disinggahi. Sesampai di Malaka, mereka berjumpa dengan Datuk Saluntung (Baron Hermanto) dan istrinya Lasmini (Murti Sari Dewi). Ketika mendengar bahwa kedua bhiksu itu ingin berjumpa dengan Brama Kumbara (Fendy Pradana), maka tergugah dendam Lasmini. Di Jawadwipa kedua bhiksu pertama kali bersamprokan dengan murid Lasmini. Terjadi perkelahian. Lalu muncul Lasmini yang memerintahkan dua muridnya agar melapor pada Brama. Berita Lasmini bersekongkol dengan dua bhiksu membuat dua pengikut Brama marah, tetapi dengan mudah mereka dikalahkan. Maka kini giliran Mantili (Elly Ermawatie) yang marah. Lasmini tidak dijumpai, karena setelah bentrok dengan kedua bhiksu itu dan kalah, ia menghilang. Brama menerima ajakan kedua bhiksu yang jauh-jauh ingin jajal ketrampilan. Tiga hari tiga malam mereka bertarung tanpa ada yang menang.
Download Film Saur Sepuh V (Istana Atap Langit) :
10.04 |
Diposting oleh
Andarresta
Produksi : 1989
Sutradara : Tommy Burnama
Sutradara : Tommy Burnama
Pemeran : George Rudy, WD Mochtar, Suci Leonita, Johny Indo
Genre : Action / Laga
Sinopsis :
Setelah kematian si Pitung, jurangan Japat (WD Mochtar) dan mandor Darip (Jeffry Sani) merajalela melakukan pemerasan. Ramdani (George Rudy) tidak suka dengan tindakan mereka. Ia sempat dihajar oleh dua mandor tadi. Ramdani pergi dari desa, sambil memendam tanya, siapa pembunuh kedua orangtuanya. Ia pamit pada pacarnya untuk mencari ilmu. Beberapa hari kemudian ia kembali dengan kesaktian persis si Pitung, antara lain tak mempan ditembus peluru. Ia juga mendapat jimat si Pitung. Dengan jimat dan ilmu Pitung ia berhasil mengalahkan Japat dan Darip.
Maaf, belum tersedia link untuk download Film Titisan Si Pitung
09.41 |
Diposting oleh
Andarresta
Produksi : 1981
Sutradara : Lie Soen Bok
Sutradara : Lie Soen Bok
Pemeran : Dicky Zulkarnaen, Chitra Dewi, Hanny Ray, A. Hamid Arief, Basuki Zaelani, Hadisjam Tahax, Lina Budiarti, Darussalam, Doris Callebaute, Husin Lubis, S. Naryo Hadi, Amran S. Mouna, Harun Syarief, Jeffry Sani, Erna Santoso, Iwan Taruna, Linda
Genre : Action / Laga
Sinopsis :
Ada keinginan menghidupkan kembali Si Pitung (Dicky Zulkarnaen), namun tak begitu jelas terlukis. Pada awalnya, ia kelihatan tengah semedi. Kemudian datang gurunya yang menganjurkan ia kembali ke desanya untuk membela rakyat yang tertindas, dengan jalan menggalang kerjasama dengan Haji Naipin dan Keluarga Lie dan Goan. Maka Belanda kembali kerepotan dan berusaha menangkap Si Pitung lagi, hidup dan mati. Usaha itu dikisahkan pula perseteruan dua keluarga Cina. yang satu memihak kompeni. Sempat juga digambarkan Cina yang memeluk agama Islam. Karena kerepotan, akhirnya kompeni menggunakan jasa Mat Petir (Jeffry Sani), murid seperguruan yang sama sakti dan kebal peluru. Pitung berhasil menginsafkan Petir setelah adu tenaga dalam. Maka mereka menghimpun rakyat untuyk melawan Belanda, sementara Belanda sendiri juga menyerbu tempat pertahanan Pitung. Heine (A. Hamid Arief), tewas karena peluru yang ditembakan pada Pitung, lalu mental kembali ke tubuh Heine. Pitung dan Petir kembali ke gua semedinya.
Maaf, belum tersedia link untuk download Film Si Pitung Beraksi Kembali
08.43 |
Diposting oleh
Andarresta
Produksi : 1977
Sutradara : Nawi Ismail
Pemeran : Sandy Suwardi, A. Hamid Arif, Rina Hassim, Willy Dozan, S. Kumala, Rita Zahara
Pemeran : Sandy Suwardi, A. Hamid Arif, Rina Hassim, Willy Dozan, S. Kumala, Rita Zahara
Genre : Action / Drama
Sinopsis :
Setelah si Pitung tewas, muncullah Jiih sebagai pendekar baru yang menuntut balas. Sepak terjangnya tak jauh beda dengan si Pitung: membuat repot Kompeni. Untuk bisa menangkapnya, Kompeni menangkap Siti (Rina Hassim), pacar Jiih. Jiih tak kehabisan akal. Ia culik pula istri Scott Heyne (A. Hamid Arief). Terjadilah pertukaran tawanan. Kesempatan ini dipakai Jiih untuk menghabisi nyawa Demang Mester (Muni Cader) dan kaki tangannya, sementara Scott Heyne melarikan diri.
08.15 |
Diposting oleh
Andarresta
Produksi : 1971
Sutradara : Nawi Ismail
Pemeran : Dicky Zulkarnaen, W.D Mochtar, Benyamin S
Genre : Action / Drama
Sinopsis :
Si pitung sudah merasakan banyak keanehan pada kampung nya, pada saat itu duit penjualan kambing ko aji di curi orang yang tidak bertanggung jawab, si pitung pun merasa kebingungan. Jiih temanya pitung membongkar patok tanah yang dipasang oleh bapak longseng karena melarang untuk bertani.
Si pitung pun menghampiri ko aji untuk memberi tahu bahwa duit atas penjualan kambing dan tabungan persediaan menikah dengan aisyah wanita yang dicintai itu hilang dicuri orang. Anak buah bapak longseng menemui jiih dan memberi peringatan kepadanya patok tanah yang ditanamkan, tapi jiih melawan dan pitung melawan mereka, warga pun semakin tenang akan pembelaan jiih dan pitung, uang yang hilang itu telah ditemukan dan ternyata yang mencuri nya si komar anak buah longseng.
Pada malam hari Si pitung dan jiih mendatangi markas bapak longsen yang dijaga oleh anak buah, pitung dan jiih bermaksud mengambil harta yang telah diambil oleh bapak longseng untk dikembalikan kembali kepada warga. Anak buah longseng berteriak rampok yang membuat para kompeni bersiaga dan mencari pitung dan jiih. Adu tembak menembak pun terjadi, si pitung berhasil menundukan para kompeni tersebut. Lalu si pitung dan jiih membagikan uang kepada setiap warga untuk menebus tanah yang digadain ke tuan tanah.
Kompeni dan menir nya terus memburu si pitung ke setiap rumah dan menanyakan keberadaanya. Pitung dan jiih pun berhasil melarikan diri dari pemburuan para kompeni. Si pitung dan jiih merencanakan dengan warga untuk merampok khususnya untuk tuan tanah dan sebangsanya, perampokan itu tidak untuk memperkaya diri, melainkan untuk warga yang tertindas.
Dikala itu si pitung menyamar jadi kompeni demang meester untuk merampas dari orang yang selalu merampas warga yang nelayan, si pitung dan kawan-kawan nya berhasi mengambil barang-barang berharga dan si pitung memberikan surat bahwa sanya harus mendatangi demang meester. dari hasil itu si pitung membagi-bagi kan kepada warga. Saadin juragan tukang serong pun mendatangi demang meester dan memberikan surat yang kemarin dia kasih, juragan itu menanyakan barang berlian yang diambil demang meester. Demang pun merasa kebingungan dan juragan itu ternyata telah ditipu oleh si pitung yang menyamar menjadi demang meester.
Babeh siti lalu ditangkap oleh kompeni karena dia memakai kain berwarna merah yang punya si pitung, babeh nya dibawa ke polisi, lalu si pitung dan pak aji mendatangi untuk membela pak tua itu lalu pitung ditangkap oleh kompeni. Pak aji menyampaikan pesan kepada jiih akan penangkapan si pitung. Jiih pun tidak tinggal diam, dia menghampiri tmpat penyekapan si pitung. Dalam penyekapan, sipitung berhasil meloloskan diri bersama jiih.
Ternyata ada perampokan yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal atas nama pitung, perampokan itu terdengar samapi telinga para kompeni yang membuat menir marah dan mencari si pitung. Si pitung dan jiih pergi ke depok untuk mengambil harta si tokek yang sering meresahkan warga. Pitung mempunyai perasaan yang tidak enak lalu dia pulang ke kampung dan menemui aisyah, perasaan pitung pun terungkap.. Gadis yang dicintainya aisyah sudah dilamar oleh ki demang meester. Si pitung pun tidak tinggal diam dengan hal itu, pada saat ki demang akan pernikahan diselenggarakan aisyah pun dibawa oleh Pitung.
Si pitung pun menghampiri ko aji untuk memberi tahu bahwa duit atas penjualan kambing dan tabungan persediaan menikah dengan aisyah wanita yang dicintai itu hilang dicuri orang. Anak buah bapak longseng menemui jiih dan memberi peringatan kepadanya patok tanah yang ditanamkan, tapi jiih melawan dan pitung melawan mereka, warga pun semakin tenang akan pembelaan jiih dan pitung, uang yang hilang itu telah ditemukan dan ternyata yang mencuri nya si komar anak buah longseng.
Pada malam hari Si pitung dan jiih mendatangi markas bapak longsen yang dijaga oleh anak buah, pitung dan jiih bermaksud mengambil harta yang telah diambil oleh bapak longseng untk dikembalikan kembali kepada warga. Anak buah longseng berteriak rampok yang membuat para kompeni bersiaga dan mencari pitung dan jiih. Adu tembak menembak pun terjadi, si pitung berhasil menundukan para kompeni tersebut. Lalu si pitung dan jiih membagikan uang kepada setiap warga untuk menebus tanah yang digadain ke tuan tanah.
Kompeni dan menir nya terus memburu si pitung ke setiap rumah dan menanyakan keberadaanya. Pitung dan jiih pun berhasil melarikan diri dari pemburuan para kompeni. Si pitung dan jiih merencanakan dengan warga untuk merampok khususnya untuk tuan tanah dan sebangsanya, perampokan itu tidak untuk memperkaya diri, melainkan untuk warga yang tertindas.
Dikala itu si pitung menyamar jadi kompeni demang meester untuk merampas dari orang yang selalu merampas warga yang nelayan, si pitung dan kawan-kawan nya berhasi mengambil barang-barang berharga dan si pitung memberikan surat bahwa sanya harus mendatangi demang meester. dari hasil itu si pitung membagi-bagi kan kepada warga. Saadin juragan tukang serong pun mendatangi demang meester dan memberikan surat yang kemarin dia kasih, juragan itu menanyakan barang berlian yang diambil demang meester. Demang pun merasa kebingungan dan juragan itu ternyata telah ditipu oleh si pitung yang menyamar menjadi demang meester.
Babeh siti lalu ditangkap oleh kompeni karena dia memakai kain berwarna merah yang punya si pitung, babeh nya dibawa ke polisi, lalu si pitung dan pak aji mendatangi untuk membela pak tua itu lalu pitung ditangkap oleh kompeni. Pak aji menyampaikan pesan kepada jiih akan penangkapan si pitung. Jiih pun tidak tinggal diam, dia menghampiri tmpat penyekapan si pitung. Dalam penyekapan, sipitung berhasil meloloskan diri bersama jiih.
Ternyata ada perampokan yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal atas nama pitung, perampokan itu terdengar samapi telinga para kompeni yang membuat menir marah dan mencari si pitung. Si pitung dan jiih pergi ke depok untuk mengambil harta si tokek yang sering meresahkan warga. Pitung mempunyai perasaan yang tidak enak lalu dia pulang ke kampung dan menemui aisyah, perasaan pitung pun terungkap.. Gadis yang dicintainya aisyah sudah dilamar oleh ki demang meester. Si pitung pun tidak tinggal diam dengan hal itu, pada saat ki demang akan pernikahan diselenggarakan aisyah pun dibawa oleh Pitung.
Download Film Si Pitung Banteng Betawi
Sumber : http://www.indowebster.com/Si_Pitung_banteng_betawi_ngad_.html
Silahkan isikan alamat email Anda untuk berlangganan lagu atau video dari blog ini secara gratis melalui email...!!!
Postingan Populer
-
Produksi : 1990 Sutradara : Imam Tantowi Pemeran : Fendy Pradana, Candy Satrio, Elly Ermawati, Corry Mochtar Genre : Action / ...
-
Year : 1985 Artist / Band : Wings Album : Sejati Genre : Slow Rock Tracklist : Alam Barzakh Bujang Senang Di Persimpangan ...
-
Produksi : 1991 Sutradara : Imam Tantowi Pemeran : Agus Kuncoro, Candy Satrio, Devi Permatasari, Denny Porlen Genre : Action / Laga...
-
Produksi : 1982 Sutradara : Imam Tantowi Pemeran : Barry Prima, Roy Marten, Eva Arnaz Genre : History / Kemerdekaan Sinopsis : Cer...
-
Year : 1995 Artist / Band : Whizzkid Album : Gadis Kecil Genre : Slow Rock Tracklist : Gadis Kecil Lepaskanlah Baju So Hard 4 ...
-
Year : 1997 Artist / Band : Whizzkid Album : Langgam Cinta Genre : Rock Tracklist : Ingin selalu.mp3 Langgam Cinta.mp3 Si Boy...
-
Year : 1999 Artist / Band : Wong Album : Wong Genre : Rock Tracklist : Bayangmu Bilakah Jangan Lagi Karena Semua Percu...
-
Produksi : 1990 Sutradara : SA Karim Pemeran : Barry Prima, Ayu Lestari, Yoseph Hungan, Rudy Wahab, Benny L Burnama, Bachtiar Gomba,...
-
Produksi : 1977 Sutradara : Nawi Ismail Pemeran : Sandy Suwardi, A. Hamid Arif, Rina Hassim, Willy Dozan, S. Kumala, Rita Zahara Genre...
-
Produksi : 1992 Sutradara : Sopyan Sharna Pemeran : Sandy Nayoan, Murti Sari Dewi, Baron Hermanto, Winky Harun, Devi Permatasari Gen...















